Tipe Bekerjasama Yang Riskan Sanggup Putus Di Tengah Jalan

Posted by Ganas003 on 21.08 in

Berpacaran bukanlah jalan tol yang lenggang, suatu kali bung mungkin akan menghadapi yang namanya peertentangan dan cekcok kecil-kecilan. Dan alasannya sanggup jadi bukan lantaran keadaan, tetapi lantaran cara berafiliasi yang salah tapi tetap dipertahankan.


Saat bung menjalin hubungan, memang tidak ada bayangan bakal melaksanakan apa dan berbuat mirip apa. Paling, bung bakal menjalaninya mirip orang normal. Berbagi perhatian, menjaga komitmen dan tetapi berkomunikasi. Simple kan?


Namun, dibalik berafiliasi antara bung dengan nona yang katanya normal. Bisa saja ada salah kaprah dalam implementasinya. Mungkin berat sepihak atau sanggup saja berpasangan tapi rasanya mirip sendirian. Kalau berpacaran mirip ini terang menyusahkan, jadi lebih baik sendiri dari pada berpasangan kan?


Agar tak terjebak lebih lama, bung perlu lihat kira-kira apa sebabnya?


Daripada Si Nona, Bung Kaprikornus Pihak yang Lebih Peduli Atas Hubungan yang Sedang Dijalani


Berpacaran bukanlah jalan tol yang lenggang Tipe Berhubungan yang Riskan Dapat Putus Di Tengah Jalan


Sejatinya orang berpacaran ialah proses timbal balik dan saling dirasakan satu sama lain. Tetapi kalau yang dirasakan hanya berat di satu sisi saja, rasanya kekerabatan enggan untuk bertahan lama. Bung lebih peduli kepada nona, mirip terus menawarkan perhatian padahal meeting sedang berjalan.


Akan tetapi anehnya si nona tidak menawarkan sebaliknya, ia bahkan lebih asik dengan dunia dan temannya ketimbang bung sebagai pasangannya. Ketidakseimbangan kekerabatan terang menciptakan kekerabatan bung berada di tahap was-was. Dan tipe kekerabatan mirip ini rasanya sangat riskan untuk berjalan dan sanggup putus ditengah jalan.


Hanya Cinta Karena Fisik Bukan Karena Sikapnya yang Baik


Berpacaran bukanlah jalan tol yang lenggang Tipe Berhubungan yang Riskan Dapat Putus Di Tengah Jalan


Fisik memang tak sanggup ditampik, yang menarik selalu menjadi pilihan dan tak bakal terusik. Tetapi fisik tidak akan abadi bung, lantaran fisik sanggup berubah seiring berjalan waktu. Mungkin nona yang bung kagumi dan cintai kini masih terlihat matang secara penampilan, tapi 20 tahun kemudian? siapa yang sanggup menjanjikan kalau ia bakal terus menawan? Bisa jadi bung malah kepincut kembang cukup umur atau gadis yang masih perawan nantinya. Dan nona? bakal tutup buku dalam kamus asmara.


Berhubungan Atas Dasar Kasihan, Memangnya Pasanganmu Gelandangan?


Berpacaran bukanlah jalan tol yang lenggang Tipe Berhubungan yang Riskan Dapat Putus Di Tengah Jalan


Mungkin bung yang berpacaran dengan tipe mirip ini termasuk dalam kategori orang-orang yang baik, dan orang yang selalu siap menolong siapa pun dalam kondisi apa pun. Termasuk terhadap pasangan sendiri. Bung tidak sanggup membedakan antara simpati dengan cinta, sehingga nona yang sedang bercerita kalau hidupnya awut-awutan atau disakiti oleh pria di luar sana menciptakan bung iba.


Lalu tanpa sadar, berniat menolong hidupnya dari jeratan asmara. Bung sangat mulia, tapi kekerabatan ini paling hanya bertahan sebentar saja. Karena tipe berafiliasi mirip ini tidak ada rasa cinta, hanya diselimuti rasa iba, simpati dan kasihan. Kalau bung sudah membuatnya bahagia? apakah tak mungkin bung bakal pergi meninggalkannya?


Tak Bisa Meninggalkan Karena Kebaikan, Tetapi Tak Yakin Secara Keseluruhan


Berpacaran bukanlah jalan tol yang lenggang Tipe Berhubungan yang Riskan Dapat Putus Di Tengah Jalan


Tak ada seseorang yang tidak mendambakan mendapat pasangan yang baik. Apalagi pasangan yang baik dalam kategori istri idaman, sanggup jadi menciptakan bung berfikir dua kali untuk meninggalkannya. Apalagi mencari pengganti. Sehingga bung rela mempertahankan untuk berafiliasi meskipun bung merasa tidak srek soal penampilan.


Kalau hanya menonjolkan satu sisi saja terang tidak bakal bertahan. Karena dalam berafiliasi ada unsur saling mengasihi satu sama lain, kalau bung merasa takut meninggalkan lantaran takut tidak sanggup seseorang yang baiknya mirip nona, itu ialah hal yang salah.


Dibutakan Cinta Padahal Hati Seringkali Tersiksa


Berpacaran bukanlah jalan tol yang lenggang Tipe Berhubungan yang Riskan Dapat Putus Di Tengah Jalan


Kalau tipe yang satu ini mungkin bung sudah termasuk dalam kategori pria bucin atau budak cinta . Sehingga bung disuruh apa saja, selalu mengiyakan dan tidak sanggup menolak. Bahkan nona kerap kali kepergok jalan dengan pria lain, namun bung selalu memaafkan lantaran rasa sayang dan takut kehilangan.


Mungkin pada awalnya bung sanggup untuk mempertahankan tetapi untuk kedepannya? siapa yang sanggup menjamin bung? Sikap bung yang demikian, mirip bom waktu yang sanggup meledak kapan pun. Ketika bung sudah merasa cukup “dibodohi” otomatis bung bakal emosi. Setelah 2-3 bulan berpisah bung bakal sadar, kalau mempertahankan kekerabatan mirip ini ialah hal terbelakang yang bung pernah lakukan.