Bagaimana Kalau Adolf Hitler Menjadi Fans Salah Satu Klub Sepakbola?

Posted by Ganas003 on 21.08 in ,

Tak hanya dikenal sebagai seorang diktator dari ideologi Nazi, Adolf Hitler, juga dikenal sebagai seseorang fans sepakbola. Tak ibarat fans pada umumnya, Ia menggunakan sepakbola sebagai alat propaganda dari ideologi yang diusung. Mengikuti seniornya asal Itali, Bennito Mussolini, yang juga menggunakan sepakbola menjadi media efektif untuk berkampanye idelogi fasis.


Selama masa kepemimpinannya dari tahun 1933 hingga 1945, Hitler memperkerjakan tangan kanannya yakni Joseph Goebbels untuk mengatur dan memerintah federasi sepak bola Jerman (DFB) untuk mengatur semoga Schalke berjaya di Bundesliga. Tak puasa hanya di kisaran Jerman, pada dikala itu armada perang Der Panzer  memborbardir banyak stadion milik klub-klub Inggris, konon alasan dari penyerangan tersebut untuk menciptakan klub-klub Inggris tidak bisa menandingi Schalke,


“Meski dulu Old Trafford sanggup dihancurkan, bukan berarti beliau menyukai Manchester City (musuh turun-temurun MU) dan berhasrat menjadi fans,” dilansir  The Times.


Merajai Jerman Selama Hitler Menjabat


Tak hanya dikenal sebagai seorang diktator dari ideologi Nazi Bagaimana Jika Adolf Hitler Menjadi Fans Salah Satu Klub Sepakbola?

Sumber : DeTelegraph.com


Berhasil merajai selama periode Perang Dunia I, berimbas pada hasratnya untuk membangun klub yang juga berkuasa. Alhasil, Schalke pun dirujuk sebagai idola untuk menjadi alat propaganda dan kampanye dari idelogi nazi. Schalke berhasil menjadi raga di aneka macam macam kompetisi dengan meraih 22 piala dan 8 runner-up.  Itu merupakan torehan wah selama 11 tahun Hitler berkuasa.


Trophy yang Direngkuh Didukung Oleh Armada Perang Tangguh


Tak hanya dikenal sebagai seorang diktator dari ideologi Nazi Bagaimana Jika Adolf Hitler Menjadi Fans Salah Satu Klub Sepakbola?

Sumber : Goal.com


Sebagai tim yang berhasil menguasai Jerman semasa kepemimpinan Hitler. Schalke tak hanya diuntungkan dari segi federasi yang memang berpihak kepadanya. Namun skuad yang dimiliki juga merupakan nama-nama yang mumpuni di periode tersebut. Seperti Fritz Szepan, Ernst Kuzorra, Hans Bornemann, Rudi Gellesch, dan Adolf Citi. Tentu saja dominasi ini dibantu pula oleh Hitler.


Di tahun 1934 Hitler diangkat Kanselir Jerman, sehabis enam bulan dari pengangkatannya Schalker menjuarai kejuaraan nasional untuk pertama kalinya. Pemain-pemain yang dimiliki Schalke bisa saja hasil intervensi dari kekejaman sang Kanselir. Matthias Sindelar yaitu pemain asal Austria yang dipaksa main untuk Jerman pada pagelaran Piala Dunia 1938 di Perancis. Tetapi ia menentukan untuk bunuh diri dari pada mengamini.


Wajib Militer Tidak Berpengaruh Terhadap Raga dan Nyawa Punggawa Schalke


Tak hanya dikenal sebagai seorang diktator dari ideologi Nazi Bagaimana Jika Adolf Hitler Menjadi Fans Salah Satu Klub Sepakbola?

Sumber : DeTelegraph.com


Terdapat hak istimewa yang didapat para punggawa Schalke karena timnya sudah dimaksimalkan untuk keperluan Nazi. Namun, usut punya usut beberapa stadion di Jerman pun juga tak lepas dari propraganda. Seperti penayangan aktraksi militer Nazi, Pamflet dan pidato-pidato wacana kehebatan Nazi. Namun, tetap saja Schalke menjadi yang paling nikmat porsinya kala Perang Dunia II berkumandang.


Perlakuan khusus dari Hitler kepada Schalke yang banyak diperkerjakan di belakang garis medan perang, ibarat bekerja pada sebuah pangkalan udara akrab Gelsenkirchen. Sedangkan kebanyakan pesepakbola diberi kiprah wajib maju ke medan perang.


Tidak Seperti Dortmund Berada Di Kubu Oposisi


Tak hanya dikenal sebagai seorang diktator dari ideologi Nazi Bagaimana Jika Adolf Hitler Menjadi Fans Salah Satu Klub Sepakbola?

Sumber : Goal.com


Schalke dan Dortmund, merupakan dua klub terlahir dan dibesarkan oleh buruh tambang, kebetulan tempat Ruhr memkili sumber daya alam yang kaya. Meskipun banyak kesamaan namun kedua klub ini tidak sanggup akur bahkan Revie Derby menjadi Derby paling sengit yang ada di Jerman. Namun, Dortmund mengambil perilaku tak ingin ibarat Schalke yang diistemewakan oleh Hitler.


Dortmun tidak tertarik dengan idelogi Nazisme yang diagungkan Hitler. Bahkan, tim ini merupakan salah satu basis anti-nazisme. Karena sang pemilik menentukan menolak untuk bergabung dengan partai NSDAP. Lantaran menolak diktator ibarat Hitler, niscaya ada ganjaran yang menanti. Imbasnya di simpulan perang dunia II, sang pemiliki dan pengikutnya dihukum oleh Nazi. Hal ini berimbas hingga sekarang, di mana fans Dortmund menyanyikan yel-yel Holocaust apabila bertemu Schalke.


Tak Terima Diberitakan Miring, Schalke Menggugat Tapi Data yang Hadir Menguat


Tak hanya dikenal sebagai seorang diktator dari ideologi Nazi Bagaimana Jika Adolf Hitler Menjadi Fans Salah Satu Klub Sepakbola?

Sumber : Goal.com


Polling The Times menyebutkan jikalau Adolf Hitler merupakan supporter sepakbola terburuk, lalu menerbitkan artikel “50 Penggemar Sepak bola Paling Jahat di Dunia”. Nama Hitler mengungguli buronan nomor satu Amerika Serikat Osama Bin Laden (fans Arsenal), Komandan Milisi Serbia-Bosnia Zelkon Rajtanovic (fans Red-Star Belgrade) dan diktator Italia Benito Mussolini(fans Bologna).


Dari pihak klub, terutama Schalke melayangkan protes atas pemberitaan bahwa timnya dulu diistimewakan. Schalke mengirim surat protes kepada redaksi The Times dan membantah sebagai klub idola Hitler. Meskipun bukti otentik foto dan data memaparkan Hitler memang pendukung Schalke.