Bernhard Suryaningrat Berbicara Soal Apresiasi Terhadap Jaket Denim Jokowi

Posted by Ganas003 on 21.08 in

Setelah booming karena menentukan motor chopper hasil ubahan Elders Garage, yang merupakan bengkel anak bangsa. Jokowi kembali melaksanakan bentuk support lainya, yakni ketika menjatuhkan pilihan kepada denim jaket buatan Never Too Lavish yang desainnya diselimuti cita rasa Indonesia, lengkap dengan identitas ragam dan budayanya. Jokowi pun menggunakan jaket tersebut ketika melaksanakan touring menuju Pelabuhan Ratu, Sukabumi bersama ratusan bikers. Sontak jaket tersebut pun eksis, bahkan banyak orang yang ingin memilikinya. Kemudian banyak juga yang bertanya, siapakah yang membuat jaket denim tersebut?


Bernhard Suryaningrat atau yang bersahabat disapa Abenk ini yaitu seorang seniman dibalik jaket denim yang dikenakan Jokowi. Awal mula Jokowi dan Never Too Lavish berjodoh yaitu lewat pagelaran Jakarta Sneakers Day yang dihelat beberapa bulan lalu. Never Too Lavish sendiri merupakan bisnis dibidang custom dengan mendesain beberapa fashion item menyerupai tas, dompet, jaket, dan sepatu.


“Sebenarnya gua membuat dua desain untuk Pak Jokowi. Namun yang diterima oleh dia yaitu desain budaya Indonesia, sedangkan desain satunya lagi yaitu portrait Jokowi dengan ciri khas style gua sih,” ucap Abenk.


Setelah booming karena menentukan motor chopper hasil ubahan Elders Garage Bernhard Suryaningrat Berbicara Soal Apresiasi Terhadap Jaket Denim Jokowi


Sebagai seorang seniman, Abenk mempunyai style cat flourescent, yang sudah menjadi signature dari gaya yang diusungnya dalam membuat beberapa karya. Melihat detail dan warna yang tersemat di jaket jeans tersebut, Abenk pun menyatakan jikalau pekerjaan cukup rumit alasannya yaitu banyak warna yang dipakai. Tak ayal butuh waktu lebih dari sebulan demi menyelesaikan jaket untuk orang nomor satu di Indonesia tersebut.


Sebelum fokus untuk menuangkan tinta ke media fashion menyerupai jaket atau pun sepatu. Abenk lebih dulu menyebabkan tembok sebagai media menuangkan kreatifitasnya. Ya, Abenk yaitu seorang graffiti writers yang mempunyai nama panggung Hardthirteen. Beberapa guratan kreatifitasnya pun sanggup Bung lihat lewat akun Instagramnya di @hardthirteen. Dan laki-laki asal Depok ini mengaku tidak mempunyai kesulitan ketika mengalihkan media dari tembok ke medium yang lebih kecil dan terbatas menyerupai jaket dan sepatu.


“Dari awal gue terjun di graffiti pun gue memang suka explore, jadi emang dari awal juga gue udah mencoba gambar di media-media lain. Makara memang udah dipelajari semenjak dulu,” terang Abenk.


Setelah booming karena menentukan motor chopper hasil ubahan Elders Garage Bernhard Suryaningrat Berbicara Soal Apresiasi Terhadap Jaket Denim Jokowi


Setelah boomingnya jaket bomber, kini denim jaket pun nampaknya menjadi salah satu barang yang dikenakan Jokowi yang menjadi eksis. Alhasil, banyak proposal dan seruan yang bertanya soal jaket fenomenal tersebut. Tetapi Abenk sendiri menjawab belum ada keputusan apakah bakal re-stock atau tidak.


“Untuk ketika ini belum ada keputusan terkait hal ini, besar kemungkinan ini hanya akan dibentuk 1 of 1 aja,” jawabnya.


Dibalik hasil karya yang menerima pujian, terlebih lagi anak bangsa yang membuatnya. Masih ada saja yang mengkait-kaitkan jaket denim tersebut dengan hal yang berbau politik. Apalagi ketika bab dada yang tergambar kepulauan Indonesia digambarkan terpisah karena tidak dieratkan kancingnya, sehingga ada salah satu akun anonim di sosial media yang men-semiotikakan jikalau itu yaitu tanda Jokowi besar hati karena Indonesia terpisah. Abenk pun mempunyai jawaban sendiri terkait hal tersebut.


“Haters mah apa saja juga sanggup jadi salah sama mereka. Saya sih nggak pernah ambil pusing soal begituan, talk less do more. Di sini kita berkarya, wong buatnya saja susah kok, untuk orang yang Istimewa pula. Masa dikait-kaitkan dengan hal kaya gitu,” katanya.


Setelah booming karena menentukan motor chopper hasil ubahan Elders Garage Bernhard Suryaningrat Berbicara Soal Apresiasi Terhadap Jaket Denim Jokowi


Sebagai seorang seniman niscaya mempunyai kebangaan tersendiri ketika karya yang diapresiasi oleh orang lain. Tentu saja hal itulah yang bakal mendorong seorang seniman untuk membuat karya-karya selanjutnya. Terlebih lagi karya yang dibentuk oleh Abenk diapresiasi eksklusif oleh orang tersohor di negeri ini. Barang tentu merupakan suatu bentuk suka cita luar biasa yang dinikmati lewat hasil kerja kerasnya selama ini dalam berkarya dibidang graffiti dan custom.


“Ini merupakan salah satu bentuk pencapaian yang sangat diluar dugaan. Nggak kepikiran sama sekali sih awalnya hasil karya gue dan temen-temen sanggup diapresiasi eksklusif dan digunakan pula. Memang, ternyata konsistensi dan kerja keras sanggup membuahkan hasil. Dengan kaya gini sih gue dan temen temen menjadi semakin terpacu kedepannya untuk berinovasi terus,” ucapnya dengan rasa bahagia.