Kala Jaket Denim Yang Digunakan Joko Widodo Yaitu Corak Produk Dalam Negeri

Posted by Ganas003 on 21.08 in

Sang presiden gres saja usai touring singkat dengan tunggangan miliknya hasil modifikasi Elders Garage, dibalik laju konstan yang terpancar, jaket jeans yang terpasang di tubuh menjadi sentra perhatian. Jokowi yakni seorang presiden yang mempunyai daya tarik besar bagi setiap orang. Tidak hanya aksi, tetapi dari segi fashion pun juga demikian. Tampil gagah dengan jaket jeans, helm bogo tanpa kaca, dan sepatu Vans X Metallica. Membuat sosok pria nomor satu di Indonesia ini terlihat gahar.


Jaket jeans tersebut tidak polos dari segi tampilan melainkan ada corak di beberapa bab yang digambar oleh seniman muda Indonesia. Akan tetapi, dibaik riuhnya pembicaraan beberapa orang mengenai tampilannya, ternyata ada pula yang kerap mencibir jaket tersebut. Entah, pengkaji filosofis atau jago semiotika, yang terang gambar yang terpampang dikomentari dengan pedas, lengkap dengan hujatan. Maklum Bung, menyambut Pilpres 2019 manuver politik selalu siap masuk lewat mana saja, bahkan melalui jaket jeans sekalipun.


Mungkin Bung mengingat kurun jaket bomber yang dikenakannya sesaat sehabis terjadi pengeboman di Sarinah. Seketika orang beramai-ramai mencari jaket yang sama tampaknya untuk dikenakan. Perkara soal jaket jeans, apalagi dikenakan oleh Jokowi, nampaknya bisa menjadi kiblat fashion (lagi). Walaupun, pro dan kontra bakal hadir. Tetapi kalau Bung terlihat catchy, cibiran itu harusnya tak berarti, selama tidak ada ranah aturan yang disentuh lewat apa yang dikenakan di dalam diri.


Katanya, Indonesia Terbelah dan Jokowi Memperlihatkan Dengan Bangga


Sang presiden gres saja usai touring singkat dengan tunggangan miliknya hasil modifikasi E Kala Jaket Denim yang Dipakai Jokowi Adalah Corak Produk Dalam Negeri


Logis nggak Bun, apabila gambar negara Indonesia yang berada di bab dada jaket jeans terbelah alasannya yakni tidak dikancingkan? Mungkin yang mengomentari terlalu sibuk dengan pemikirannya sendiri hingga kurang piknik. Atau dari kubu oposisi yang coba menerapkan “cocoklogi” dari sebuah gambar. Padahal tidak mengancingkannya yakni bab dari style dalam menggunakan jaket jeans, dan itu memang sudah terjadi dari dulu.


Akun @sr23_official yang mengomentari hal tersebut kesannya kena ‘semprot’ dari sang anak, Gibran Rakabuming Raka di media sosial. Secara garis besar Gibran membela karena akun anonim tersebut menyerupai tidak menghargai karya anak bangsa, tapi malah mencari kesalahan yang tak semestinya. Kalau kata Gibran, menggunakan hashtag #2019ganti presiden silahkan, tetapi jangan menghina hasil karya.


Terlepas Dari Cibiran, Tampilan Jaket Jeans Jokowi Seperti Dilan


Sang presiden gres saja usai touring singkat dengan tunggangan miliknya hasil modifikasi E Kala Jaket Denim yang Dipakai Jokowi Adalah Corak Produk Dalam Negeri

Sumber : Kissfmmedan.com


Mari kita kesampingkan soal cibiran yang sulit untuk diterima nalar sehat. Kalau beralih ke fashion, tampilan Jokowi kemarin mengingatkan kita pada sosok Dilan yang beberapa bulan belakangan menjadi omongan karena karakter yang diperankan mantan personil Cowboy Junior tersebut sangat kuat. Terlebih lagi jaket jeans menjadi identitas Dilan di film tersebut. Makara kalau ada yang nyeletuk Pak Jokowi menyerupai Dilan ya sah-sah saja.


Corak serta Gambar Di Jaket Jeans Jokowi Memiliki Arti, Dan Kali Ini Bukan Cocoklogi


Sang presiden gres saja usai touring singkat dengan tunggangan miliknya hasil modifikasi E Kala Jaket Denim yang Dipakai Jokowi Adalah Corak Produk Dalam Negeri


Never Too Lavish yakni produsen yang menciptakan jaket khusus untuk Jokowi. Singkat dongeng Jokowi ternyata mendatangi event Jakarta Sneakers Day, yang membuatnya kepincut dengan karya anak bangsa ini hingga meminta untuk dibuatkan sebuah jaket. Alhasil konsep pun diusung oleh Never Too Lavish lewat tim senimannya yang dipimpin Bernhard Suryaningrat.


Seperti bab depan yang dihebohkan tersebut ternyata menggambarkan peta Indonesia yang mempunyai makna negara dengan 17.000 pulau. Kemudian goresan pena Indonesia di sisi belakang, pada setiap hurufnya tersemat budaya-budaya Indonesia, menyerupai Tari Saman, wayang kulit, hingga Candi Borobudur. Makara cukup jelas, sesuatu yang dikenakan apabila mempunyai makna niscaya bakal lebih berbeda, menyerupai jaket yang dikenakan Jokowi misalnya.


Jaket Penuh Makna Ini Dibanderol Dengan Harga 4 Jutaan


Sang presiden gres saja usai touring singkat dengan tunggangan miliknya hasil modifikasi E Kala Jaket Denim yang Dipakai Jokowi Adalah Corak Produk Dalam Negeri


Memang belum ada kejelasan apakah jaket jeans keluaran Never Too Lavish akan diproduksi lagi atau tidak. Akan tetapi, apabila Bung tertarik dan ingin mengenakannya biar terlihat satu kasta dari segi wibawa menyerupai Bapak Jokowi, Bung harus mengeluarkan kocek Rp 4 juta. Lantaran pembuatan jaket ini dilukis secara eksklusif dengan menghabiskan waktu selama 5 minggu. Tetapi dengan hasil olahan yang ciamik menyerupai itu rasanya tidak rugi kan Bung?


Bangga Memakai Brand Lokal itu Penting Bung!


Sang presiden gres saja usai touring singkat dengan tunggangan miliknya hasil modifikasi E Kala Jaket Denim yang Dipakai Jokowi Adalah Corak Produk Dalam Negeri


Keuntungan dari Jokowi menggunakan merk lokal yakni bakal menaikkan value dari barang tersebut. Tentu saja, merk lokal ternyata tidak selalu dibawah bayang-bayang merk luar yang digandrungi millenial. Toh, secara kualitas juga masih bisa bersaing Bung. Mungkin ada juga Bung yang ingin bergaya hype tapi tak mampu, sehingga beli yang KW, justru jikalau begitu, rujukan pikir Bung itu keliru. Jaket, baju, ataupun sepatu yang Bung kenakan dengan merek dari luar tak semata-mata bakal menaikkan namamu di mata sosial kok. Akan tetapi kalau Bung berjiwa sejati dengan peduli terhadap bangsa ini, lebih baik Bung mendukung produk dalam negeri.