Usia Janji Nikah Dapat Bergantung Kepada Piring Kotor Yang Dibersihkan Lho Bung

Posted by Ganas003 on 21.08 in ,

Kegiatan mencuci piring memang sepele untuk dilakukan. Bung niscaya hanya menanggalkannya begitu saja tanpa mencucinya setelah makan, tapi tahukah Bung jika ada kekerabatan antara basuh piring dengan keutuhan rumah tangga. Terdengar konyol? Mungkin Bung yang kurang melek penelitian. Sebab Council of Contemporary Families (CCF) telah melaksanakan penelitian wacana dinamika kekerabatan dan bagaimana pasangan menuntaskan banyak sekali pekerjaan domestik ibarat belanja, basuh piring hingga baju, hingga membersihkan rumah.


Mencuci piring memang gampang untuk dilakukan tetapi entah mengapa ada rasa berat untuk melakukan, terutama bagi Bung bukan? Lantaran sudah lelah dan melabeli pekerjaan tersebut identik dilakukan oleh perempuan. Sehingga Bung kerap hirau saat melihat piring kotor numpuk, bahkan piring Bung sendiri. Padahal penelitian tersebut mengungkapkan bahwa mencuci piring kotor cenderung melelahkan buat perempuan, terutama bagi mereka yang menyandang status sebagai perempuan karier.


Dari Urusan Cuci Piring Bisa Berimbas Ke Hal Miring


Kegiatan mencuci piring memang sepele untuk dilakukan Usia Pernikahan Bisa Bergantung Kepada Piring Kotor yang Dibersihkan Lho Bung

Sumber : Nymag.com


Urusan basuh piring ternyata dilarang luput dari perhatian. CCF kembali menambahkan bahwa si nona yang biasa mencuci piring kotor sendiri ternyata lebih sering mengalami pertengkaran dalam rumah tangga. Mungkin hal ini terjadi karena si nona merasa lelah, apalagi si nona ternyata juga menjabat sebagai perempuan karir bukan sekedar ibu rumah tangga belaka. Sehingga si nona pun menuntut Bung turut membantu pekerjaan rumah yang satu ini. Sebaiknya Bung tak enggan untuk mengiyakan, karena ini kan demi kebaikan mahligai rumah tangga juga.


Hingga Hubungan Ranjang Pun Jarang Karena Piring Kotor Terlalu Menumpuk Berserakan


Kegiatan mencuci piring memang sepele untuk dilakukan Usia Pernikahan Bisa Bergantung Kepada Piring Kotor yang Dibersihkan Lho Bung


Mungkin ini tidak masuk nalar dan terkesan Apple to Apple. Tetapi ini kenyataan, karena frekuensi kekerabatan seks pun sanggup mengalami penurunan. Hal ini dipicu dengan adanya rasa ketidakadilan dan kelelahan yang dialami si nona, sehingga ia pun jadi enggan untuk memuaskan hasrat Bung yang notabene suaminya. Ketika penyaluran hasrat antar pasangan tidak terpuaskan satu sama lain, Bung niscaya sanggup membayangkan apa yang terjadi selanjutnya. Main serong istilah secara crunchy-nya mungkin bakal menjadi episode selanjutnya dalam rumah tangga Bung.


Parahnya Lagi, Pekerjaan Ini Kerap Tidak Dihargai Hingga Si Nona Kerap Emosi


Kegiatan mencuci piring memang sepele untuk dilakukan Usia Pernikahan Bisa Bergantung Kepada Piring Kotor yang Dibersihkan Lho Bung


Mencuci piring meskipun pekerjaan yang simple tetapi kerap disepelekan. Hal inilah yang justru menciptakan si nona semakin emosi apabila Bung tidak berterima kasih atau pun membantu. Hipotesis ini semakin sakral saat Don Carlson, ajun profesor sosiologi dari University of Utah selaku peneliti utama, menyampaikan bahwa mencuci piring dianggap pekerjaan yang tidak dihargai. Dia pun menambahkan jika Bung mempunyai itikad untuk membantu tentu menjadi sebuah kebahagiaan bagi kaum hawa.


“Itu sebabnya dengan membuatkan tanggung jawab dalam pekerjaan domestik termasuk mencuci piring, sanggup meringankan beban kaum perempuan, sehingga membuatnya lebih bahagia,” ujarnya ibarat dilansir dari laman Independent.


Membantu Cuci Piring Lebih Indah Dibanding Mencium Kening Tiap Malam


Kegiatan mencuci piring memang sepele untuk dilakukan Usia Pernikahan Bisa Bergantung Kepada Piring Kotor yang Dibersihkan Lho Bung


Untuk mengundang sensasi romantis, mungkin Bung merasa jika dengan mencium keningnya bakal membuatnya senang selepas menuntaskan pekerjaan rumah tangga. Itu semua salah Bung, bahkan peneliti menganjurkan Bung membantu si nona dalam hal rumah tangga ibarat halnya mencuci piring. Lantaran membuatkan tanggung jawab untuk mencuci piring ialah satu-satunya sumber kepuasan terbesar bagi perempuan diantara semua kiprah rumah tangga.


Semua Orang Lelah Dengan Pekerjaan Masing-masing, Menyediakan Tenaga Untuk Membantu Justru Menjadi Unsur Penting


Kegiatan mencuci piring memang sepele untuk dilakukan Usia Pernikahan Bisa Bergantung Kepada Piring Kotor yang Dibersihkan Lho Bung


Bung mungkin lelah dengan kepenatan kantor seharian. Si nona juga lelah dengan mengurus rumah seharian. Toh tidak ada yang yummy dan diuntungkan bukan dari adanya kegiatan yang dilakukan. Meskipun konteks antara bekerja dan mengurus rumah berbeda tetapi dari segi lelah rasanya sama. Tetapi jika Bung sebagai pria sanggup membantu, si nona justru bakal menjaga perasaannya.


Lebih lanjut penelitian itu merinci adanya peningkatan intensitas membuatkan kiprah pekerjaan domestik. Faktor itu sanggup jadi dipicu demi menjaga perasaan pasangan supaya tidak terbebani oleh pekerjaan rumah tertentu. Kalau si nona meminta derma untuk mencuci piring janganlah berkata tidak Bung! Bijaknya Bung berkata iya seraya membantunya. Toh ini semua demi keutuhan rumah tangga.